Yesus SUDAH Datang? atau Haruskah Kita Menunggu-Nya Turun?

By August 30, 2017Eskatology

Sudah Dekat. 

Di dalam alkitab, ketika seseorang berkata “Kerajaan Allah sudah dekat”, ia tidak bermaksud menyatakan bahwa kerajaan Allah akan datang dalam kurun waktu yang masih lama dari sejak pemberitaan itu, tetapi ia ingin menekankan bahwa kerajaan Allah akan hadir dalam waktu sebentar lagi.  Itulah sebabnya pemberitaan tersebut diikuti dengan himbauan untuk bersiap-siap menyambut kedatangannya.

Demikian halnya pada 2000 tahun yang lalu ketik Yohanes Pembaptis menyuarakan kabar baik tentang kedatangan Kerajaan Allah sudah dekat (Matius 3:1-2). Mengapa disebut sebagai Kabar Baik? Karena ini merupakan pengharapan yang tengah ditunggu-tunggu oleh bangsa Israel dan yang telah lama diberitakan oleh para nabi-nabi Allah di sepanjang perjalanan perjanjian lama.

Mendengar pengharapan Israel akan segera terjadi, banyak orang berbondong-bondong datang kepada Yohanes untuk dibaptis agar mereka bisa ikut menerima Kerajaan Allah dan dijauhkan dari murka Allah atas musuh-musuh-Nya, yang datang bersamaan dengan hadirnya kerajaan tersebut.

Pada masa itu, tidak satupun dari mereka yang datang kepada Yohanes ini memiliki pemahaman bahwa Kerajaan Allah akan datang pada waktu yang masih lama di masa yang akan datang. Karena mereka mengetahui bahwa inilah berita yang disampaikan oleh suara orang yang berseru-seru di padang gurun sebagaimana yang dimaksudkan oleh nabi Yesaya (Yesaya 40:3).

Berita yang sama juga disampaikan oleh murid-murid Yesus, dan bahkan semakin menjadi pasti ketika Yesus sendiri ikut pula menyatakannya.


Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” – Matius  4:17

Jikalau 2000 tahun yang lalu diberitakan bahwa kedatangan Kerajaan Sorga sudah dekat, mungkinkah dalam kurun waktu 2000 tahun kemudian, hal tersebut masih juga belum terjadi? Apakah perkataan “sudah dekat” bermakna “masih jauh” dan bahkan lebih dari 2000 tahun? Tentu saja tidak! Sebab kata “sudah dekat” mempunyai arti SUDAH DEKAT atau SEBENTAR LAGI.

Oleh karenanya, sangatlah mengherankan kalau sampai saat ini di masa 2000 tahun setelah pemberitaan Yohanes pembaptis ini masih banyak pengkhotbah yang mengatakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat, atau bahkan masih didengungkannya doa yang berisi “datanglah Kerajaan-Mu”.  Seakan-akan mereka ingin mengatakan bahwa “sudah dekat” yang diberitakan oleh Yohanes Pembaptis, murid-murid Yesus, maupun Yesus sendiri pada 2000 tahun yang lalu, belum terjadi sampai dengan masa sekarang ini.

Mungkinkah Yesus yang adalah Tuhan berkata “sudah dekat” tetapi ternyata untuk masa waktu lebih dari 2000 tahun? Dan bahkan tidak tahu sampai kapan?

Coba perhatikan apa yang dikatakan Allah dalam


Ulangan 18:20 Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu HARUS MATI.

21 Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? –

22 apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.”


Lalu apakah dampaknya kalau YESUS sendiri mengatakan “sudah dekat” namun tidak terjadi pada waktu yang dekat di masa itu? Menurut saya, Ia tidak layak mendapat predikat sebagai Tuhan.  Tentu dengan pasti kita bisa mengatakan bahwa ada suatu kekeliruan atau suatu kesalahan dalam pengertian tersebut karena tidak mungkin perkataan Tuhan YESUS salah.

Dalam membaca alkitab, kita harus jeli melihat setiap perkataan para nabi maupun perkataan Yesus, karena apa yang mereka katakan PASTI terjadi. Setiap perkataan Firman adalah YA dan AMIN.  Jika kita melihat tidak terjadi, maka sudah pasti bukan perkataan para nabi atau perkataan Yesus yang salah tetapi kesalahan itu ada pada diri kita yang salah memahaminya atau kita yang tidak melihatnya.

Di dalam Alkitab juga dikatakan bahwa kita tidak boleh menambah atau mengurangi nubuatan yang sudah Allah katakan. Namun mengatakan “SUDAH DEKAT” sebagai “Masih Lama” atau yang sama dengan itu, bukan hanya mengurangi atau menambah nubuatan yang Allah katakan, tetapi MERUBAH apa yang sudah Allah katakan dari “SUDAH DEKAT” menjadi “Masih Lama”

Orang-orang yang masih menunggu kedatangan Kerajaan Allah, walaupun mereka mengakui Yesus adalah Tuhan.  Namun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh percaya akan Firman-Nya. Karena kalau mereka percaya Firman Allah, maka mereka tidak mungkin mau MERUBAH perkataan Yesus “sudah dekat” menjadi “masih lama”, karena sebagai orang percaya, yang mereka akan lakukan adalah memahami apa yang Yesus maksudkan dengan “SUDAH DEKAT”.

Yesus berkata kepada orang Israel, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari mereka dan diberikan kepada suatu bangsa.


Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu – Matius 21:43


Dan hal ini telah terjadi melalui kehadiran Roh Kudus sejak 2000 tahun yang lalu, dimana Ia menyatukan semua orang percaya di dalam Kristus dan menjadikan mereka sebagai sebuah Kerajaan


dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, –bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin – Wahyu 1:6


Orang-orang kudus milik kepunyaan Allah yang sering disebut sebagai Tubuh Kristus, itulah Kerajaan Allah yang hadir ke dalam dunia tidak lama setelah Kematian Yesus di kayu salib.

Ya, Kerajaan Allah SUDAH datang, sudah hadir di dalam dunia, namun jikalau kita tidak melihatnya, maka kita akan tetap mengatakan “datanglah kerajaan-Mu”.

Sungguh sangat Ironis. Orang-orang percaya adalah kerajaan Allah, namun banyak orang percaya yang tidak melihat hal tersebut dan masih menantikannya.

Demikian pula halnya dengan berita tentang Kedatangan Yesus.

Dengan gamblang Yesus memberikan indikator-indikator kedatangan-Nya kepada murid-murid-Nya, ketika mereka menanyakan apakah tanda kedatangan-Nya.

Pada suatu saat, ketika murid-murid Yesus sedang mengagumi kemegahan Bait Allah 2000 tahun yang lalu, Yesus menyatakan kepada mereka bahwa Bait Allah itu akan diruntuhkan. Murid-murid-Nya memahami bahwa jikalau Bait Allah diruntuhkan, maka itu bukanlah peristiwa biasa, hal itu bisa terjadi bukan karena perbuatan manusia ataupun alam.

Tidak ada satupun unsur-unsur dunia ini dapat menghancurkan Bait Allah yang Allah sendiri perintahkan untuk mendirikannya bahkan Ia sendiri hadir di dalamnya.

Itu sebabnya murid-murid Yesus berkata kepada-Nya : “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan zaman?”

Mereka sangat ingin mengetahui kapankah Bait Allah akan runtuh, karena hal tersebut sangat berarti bagi mereka, selain merupakan kehadiran Yesus yang akan meruntuhkannya hal itu juga merupakan berakhirnya zaman perjanjian lama.

Peristiwa keruntuhan Bait Allah yang pernah dibangun raja Salomo, meninggalkan duka dan ingatan yang dalam bagi bangsa Israel. Tidak sedikit orang Israel yang mati dan bahkan ditawan bangsa tak bersunat ketika peristiwa tersebut terjadi. Tentu saja hal ini sangat membekas di dalam hati bangsa Israel, sebab para nabi menyatakan bahwa hal tersebut merupakan hukuman Allah atas kedegilan hati bangsa tersebut.

Sekembalinya bangsa Israel dari pembuangan, Allah kembali memerintahkan pembangunan Bait Allah, yang dikerjakan oleh nabi dan orang pilihan-Nya. Kurang lebih 500 tahun kemudian, Bait Allah tersebut kembali di renovasi oleh Herodes hingga menjadi bangunan yang sangat megah.

Namun ketika murid-murid Yesus sedang mengagumi kemegahannya, justru Yesus menyatakan bahwa bangunan itu akan diruntuhkan. Ia bahkan memberikan indikator-indikator yang jelas sekali dan yang akan dialami oleh murid-murid-Nya menjelang keruntuhan tersebut.

Mereka akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Mereka akan diserahkan supaya disiksa, dan akan dibunuh serta akan dibenci semua bangsa oleh karena nama Yesus dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Mereka juga akan melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel.

Pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai masa itu dan yang tidak akan terjadi lagi. Sesudah siksaan pada masa itu, akan tampak tanda Anak Manusia di langit datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

Apa yang saya katakan ini, tertulis jelas dan dapat anda baca dalam Mat 24:1-32

Dalam ayat berikutnya, Yesus bahkan dengan tegas menekankan bahwa


Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu. – Matius 24:33


Siapakah “kamu” yang kepadanya Yesus sedang berbicara? Merekalah murid-murid Yesus. Merekalah yang akan melihat semua indikator-indikator yang Yesus katakan. Dan kalau mereka sudah melihat semua itu, maka hal itu berarti waktunya, waktu apa? Waktu keruntuhan Bait Allah, waktu kedatangan Yesus, waktu kesudahan akhir zaman. SUDAH DEKAT. Bahkan SUDAH DIAMBANG PINTU.

Ini adalah perkataan Tuhan Yesus. Seperti yang kita bahas diatas, jikalau kita adalah seorang yang percaya akan Firman Allah, maka kita tidak akan MERUBAH perkataan Yesus “sudah dekat” menjadi “masih lama” tetapi yang akan kita lakukan adalah memeriksa kebenaran perkataan Yesus tersebut, apakah memang terjadi pada murid-murid-Nya, dan apakah memang Bait Allah benar-benar runtuh? Seperti yang dikatakan-Nya.

Yesus bukan hanya menekankan waktunya SUDAH DEKAT, tetapi kembali di dalam ayat berikutnya, ayat 34, Yesus menegaskan :


“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum SEMUANYA ini terjadi.” – Mat 24:34


Generasi Yesus dan murid-murid-Nya sudah berlalu 2000 tahun yang lalu, tentu saja semua indikator-indikator yang Yesus katakan SUDAH TERJADI 2000 tahun yang lalu bersama dengan generasi mereka.

Jadi jelas, baik kedatangan Yesus maupun kesudahan zaman akan dialami oleh murid-murid Yesus pada masa dimana ada diantara mereka yang masih hidup (sebelum generasi mereka berakhir); bukan dialami oleh orang-orang lain yang hidup ribuan tahun kemudian di masa sekarang ini.

Sebab sesuai dengan perkataan Tuhan Yesus, bahwa hal-hal tersebut HARUS terjadi pada generasi di masa murid-murid Yesus hidup pada 2000 tahun yang lalu.

Tentu saja apa yang dikatakan Yesus, demikian pula yang diberitakan oleh para rasul-rasul. Kalau Yesus misalnya salah mengatakan “Sudah Dekat” maka tentu saja murid-murid-Nya akan mengoreksinya. Tetapi kalau murid-murid Yesus juga mengatakan hal yang sama, maka kita mendapat kepastian bahwa apa yang Yesus katakan, itu pula yang didengar oleh murid-muridnya. Coba lihat apa yang dikatakan oleh Rasul Yakobus.


Yakobus 5: 7 Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.

8 Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan SUDAH DEKAT


Demikian pula dalam pemberitaan Rasul Paulus maupun rasul Petrus, merekapun sering memperingatkan jemaat akan waktu kedatangan Yesus yang sudah dekat ini.

Melalui wahyu yang disampaikan kepada Rasul Yohanespun Allah memperingatkan jemaat-Nya bahwa Ia datang SEGERA.


Wahyu 22: 20 Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Tuhan Yesus!


Kurang lebih empat puluh tahun setelah percakapan antara Yesus dengan murid-murid-Nya, terjadilah apa yang telah Yesus katakan itu. Yerusalem dihancurkan oleh bangsa Roma, demikian pula Bait Allah yang begitu megah di luluh-lantahkan rata dengan tanah hingga segenap kemegahannya sirna begitu rupa.  Hal ini tepat sebagaimana yang Yesus katakan


“Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.” – Mat 24:2


Ini merupakan penggenapan atas jawaban terhadap pertanyaan murid-murid Yesus : “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?”

Kini. Bait Allah SUDAH runtuh. Perkataan Yesus SUDAH tergenapi.

Tentu saja kita tidak mungkin meragukan apa yang telah Yesus katakan. Sebab kalau Bait Allah yang begitu megah diruntuhkan, maka seiring dengan hal itu juga merupakan tanda kedatangan-Nya dan tanda kesudahan zaman.

Tuhan Berkati – Kebenaran Yang Memerdekakan. Dengarkan

For further discussion, please send message to Admin

kalau diperlukan diskusi, silahkan email ke Admin