Category

Hukum Taurat

Perjanjian Lama SUDAH TIDAK BERLAKU.

By | Hukum Taurat | No Comments

images (23)Saya percaya bahwa adalah aneh bagi anda apabila ada pihak yang mempermasalahkan perjanjian yang dulu pernah dibuat dengan pihak lain, padahal perjanjian itu sudah tidak berlaku lagi sebab perjanjian tersebut sudah habis masa berlakunya dan bahkan kedua belah pihak tersebut sudah membuat perjanjian yang baru.

Kau yang memulai Kau yang mengakhiri…. Kira-kira ini bisa menjadi kalimat dalam satu lagu yang dipersembahkan kepada Allah mengenai Perjanjian Lama.

Perjanjian Lama yang sebagian besar isi detailnya terdiri dari Hukum Taurat bahkan termasuk ke 10 perintah Allah itu, memang datang dari inisiatif Allah dan Allah jugalah yang mengakhirinya. Inisiatif itu berasal dari kehendak Allah bahkan sebelum manusiai dijadikan-Nya demikian pula mengenai masa berlakunya, Allah sudah menentukan hal tersebut sebelum Ia meletakkan dasar-dasar bumi ini.

Berita tentang tidak berlakunya Perjanjian Lama ini sudah lama diberitakan diantara orang percaya, sama lamanya dengan pemberitaan kematian dan kebangkitan Kristus, tetapi herannya begitu banyak orang yang menyebut dirinya Kristen, tidak pernah mendengar dan bahkan bagi mereka berita itu asing adanya.

Bahkan banyak, ….. bukan……  tapi, sangat banyak gereja yang dengan lantang menyuarakan kelahiran Kristus serta menekankan pentingnya kematian dan kebangkitan Kristus dan kepenuhan Roh Kudus, tetapi menyembunyikan berita tentang Perjanjian Lama sudah berakhir. Umat Allah bukan saja hanya disembunyikan dari berita yang sesungguhnya sudah terjadi itu, mereka juga tidak dapat bertumbuh dalam pengenalannya akan Allah karena masih dijerat dengan kehidupan Perjanjijan Lama yang dihidupkan kembali oleh gereja-gereja ini.

Berbagai macam keuntungan-keuntungan dapat diperoleh oleh gereja-gereja ini hanya dengan kembali  menerapkan peraturan-peraturan yang sebenarnya SUDAH TIDAK BERLAKU pada masa sekarang ini. Sebut saja mulai dari bentuk persembahan-persembahan sampai kepada bentuk ibadah kepada Allah, semuanya itu dimanipulasi dan dibungkus dengan bentuk penyerahan diri total serta pelayanan yang seakan-akan dilakukan dengan sungguh-sungguh buat Allah.

Umat Allah dijadikan ATM yang saldo awalnya selalu dimulai dengan Persepuluhan setiap bulannya dan debetnya datang dari segala sudut persembahan-persembahan  Perjanjian Lama seperti Persembahan Sulung, begitu pula ibadah kepada Allah harus dipimpin oleh mereka yang menjadi Imam Lewi yang berhak menerima Pemberian Kasih (PK) dari umat Allah. Kalau hal tidak dilakukan…. Jangan berharap Allah akan membuka tingkap-tingkap langit untuk mencurahkan berkatnya…… terlebih dari itu…. Allah bahkan akan mengirimkan binatang pelahap untuk melahap segala apa yang dimiliki umat-Nya yang tidak tunduk kepada aturan Perjanjian Lama.

Allah tidak lagi terlihat sebagai Allah yang mahakasih tetapi mulai diperlihatkan sebagai Allah pendendam dan pembinasa. Allah yang menuntut untuk dihormati dan di HARAGAi.

Segala KESESATAN itu sebenarnya datang dari KETAMAKAN yang didasarkan pada ketidak inginan untuk menerapkan Perjanjiian Baru yang sudah berlaku, satu-satunya perjanjian yang berlaku dihadapan Allah. Perjanjian yang dimana saat ini Allah mengikatkan diri-Nya dengan umat-Nya di dalam Kristus, yang merupakan suatu perjanjian yang lebih baik dari Perjanjian Lama.

Renungkan beberapa ayat dibawah ini.

Ibrani 8:13  Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama (Perjanjian Lama) sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

Efesus 2:14-15  Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Ibrani 10:8  Di atas Ia berkata: “Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya” –meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat–.

Rom 6:14  Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.

Roma 3:19-22  Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah. Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa. Tetapi SEKARANG, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi, yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.

candle and bible

Dan masih banyak lagi yang tertulis jelas di dalam Alkitab. Tetapi inti dari semua itu : biarlah kita waspada dan jangan biarkan dirimu tersesat… sebab Allah telah membebaskan engkau dan menjadikanmu pelayan-pelayan perjanjianNya yang baru.

2 Korintus 3:6  Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

 

If further discussion is needed please send message to Admin

kalau diperlukan diskusi, silahkan email ke Admin

Hukum Taurat vs Injil Kristus

By | Hukum Taurat | No Comments

Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?

Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?

Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!

Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?

Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham. Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: “Olehmu segala bangsa akan diberkati.”

Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.

Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat.”

Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: “Orang yang benar akan hidup oleh iman.”
Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”

Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

mosesSaudara-saudara, baiklah kupergunakan suatu contoh dari hidup sehari-hari. Suatu wasiat yang telah disahkan, sekalipun ia dari manusia, tidak dapat dibatalkan atau ditambahi oleh seorangpun.
Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan “kepada keturunan-keturunannya” seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: “dan kepada keturunanmu”, yaitu Kristus.

Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.
Sebab, jikalau apa yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji; tetapi justru oleh janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada Abraham.

Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran–sampai datang keturunan yang dimaksud oleh janji itu–dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara. Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu.

Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal dari hukum Taurat.

Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya. Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.

Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.

Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Galatia 3:1-29

~ JK ~

If further discussion is needed please send message to Admin

kalau diperlukan diskusi, silahkan email ke Admin